KOMPARASI SISTEM T T DAN TN-C-S PADA JARINGAN TEGANGAN RENDAH

Penulis

Trisnawiyana

Pembimbing: Ir. I. Nengah Sumerti


ABSTRACT: The purpose of this study was to compare two grounding / earthing system which are known in low voltage network installation and put the same location but a different in usage. TN-C-S system is commonly used in residential installations and installations like, while the TT system is used in installation of power whichis greater in capacity than residential installations that require earthing resistance with certain value. The method of research that was used involving, document, the general rule electrical installations ( PUIL), IEC, literature grounding system diagrams and other support such as simulators and software. It was found that equipment resistance, better known to ordinary people as the ground mean, which is very important, because if the value of resistance meet the user’s installation requirement it will be safe. Although the low voltage network system is equipped with grounding system at every 200 meters or every fourwicket, in fact the data of grounding resistance are obtained do not meet the requirements of the earthing system. These comparisons are not looking for a better system, but rather reinforce the use of two systems at a particular location.

INTISARI: Tujuan dalam penelitian ini adalah membandingkan kedua sistem pentanahan / pembumian yang dikenal dalam instalasi jaringan tegangan rendah dengan lokasi yang sama dan pemakaiannya yang berbeda. Sistem TN-C-S umum dipakai pada instalasi rumah tinggal dan instalasi-instalasi sejenisnya, sedangkan system TT dipakai pada instalasi yang dayanya lebih besar dari instalasi rumah tinggal seperti rumah-rumah yang mengerjakan pekerjaan industri kecil, atau pada instalasi-instalasi yang membutuhkan tahanan pembumian dengan harga tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, pengukuran langsung pada simulator, mempelajari dokumen, peraturan umum instalasi listrik (PUIL), IEC, literatur diagram sistem pembumian, serta penunjang lain seperti software. Penelitian ini menemukan bahwa tahanan peralatan atau yang lebih dikenal oleh masyarakat awam sebagai arde, sangatlah penting, karena bila harganya memenuhi yang disyaratkan maka pemakai instalasi akan aman. Walaupun dalam sistem jaringan tegangan rendah dilengkapi dengan pembumian sistem setiap 200 meter atau setiap empat gawang, dalam kenyataannya di lapangan tahanan pembumian sitem tidak memenuhi persyaratan. Perbandingan ini tidak mencari sistem yang lebih baik dari yang lainnya, melainkan mempertegas pemakaian kedua sistem itu pada lokasi tertentu.

Kata kunci — TT, TN-C-S, Tegangan rendah
Program Studi UGM
No Inventaris 0210-H-2011
Deskripsi xiii, 53 p., bibl., ills., 29 cm.
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2011
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali